Koreksi
Koreksi
Berita Utama

RCW Bakal Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Tanggul DAS BWS Sumatera II Rp18,2 Miliar

37
×

RCW Bakal Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Tanggul DAS BWS Sumatera II Rp18,2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Plank proyek peninggian tanggul hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II.

KOREKSI.co Medan, Proyek peninggian tanggul hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II, di Jalan Penangkaran Ikan/Jalan Masjid, Desa Araskabu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, menuai sorotan sejumlah pihak, salah satunya lembaga Republik Corruption Watch (RCW).

Ketua Bidang Analisa Data dan Pelaporan Republik Corruption Watch (RCW), Sunaryo menyebut, proyek yang menelan anggaran cukup signifikan itu hanya pemborosan anggaran.

Pasalnya, proyek senilai Rp18,2 miliar yang dikerjakan kontraktor pelaksana PT Lira Permata Cibubur, dibantu PT Tecnika Konsultan, selaku konsultan supervisi tersebut, dinilai tidak bermanfaat karena nyaris tidak menyentuh ke aspek kebutuhan masyarakat.

Atas dasar itu, lembaga yang getol menyoroti kasus-kasus korupsi atau penyelewengan anggaran tersebut, akan melaporkan proyek belasan miliaran rupiah milik BWS Sumatra II ke Aparat Penegak Hukum (APH).

“Proyek peninggian tanggul hulu DAS milik BWS Sumatera II tersebut hanya pemborosan anggaran saja, karena nyaris tidak menyentuh ke aspek kebutuhan masyarakat. Laporan ke APH akan kami layangkan. Kini, laporan sedang kami siapkan,” tegas Sunaryo kepada media di Medan, Jum’at (24/4/2026).

Ironisnya lagi, tukas Sunaryo, berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya, material tanah timbun yang digunakan untuk pengerjaan proyek tersebut, berasal dari galian C yang diduga ilegal di Kecamatan STM Hilir.

“Tim kita sudah melakukan investigasi di lapangan dan menemukan material berupa tanah timbun, diambil dari galian C yang diduga illegal. Tanah tersebut diangkut dari Kecamatan STM Hilir,” beber Sunaryo.

Usai memberi keterangan, Sunaryo tampak terburu-buru mempersiapkan berbagai dokumen yang diduga untuk melengkapi bukti laporan yang akan dilayangkan terkait kasus tersebut.

Hingga berita ini dilansir, belum ada pihak terkait, yang bisa dikonfirmasi untuk dimintai tanggapannya soal proyek tersebut untuk perimbangan berita. Pihak BWS Sumatera II saat dikonfirmasi, Jum’at sore juga belum memberikan jawaban. (Red/01)