KOREKSI Medan, Para orangtua murid mengeluhkan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan ke para pelajar di SMA Negeri 21 Medan. Pasalnya, menu dalam program kebanggaan Presiden Prabowo itu, dinilai tak sesuai ekspektasi.
Sejumlah orangtua murid membongkar isi menu MBG yang dianggap jauh dari kata “bergizi”. Yakni, berisi dua potong roti kering, beberapa kurma lembek, dan 1 buah alpukat mentah.
“Apakah ini makanan yang dinamakan bergizi?. Buah alpukat memang bergizi kalau dimakan kondisi matang. Nah kalau dikonsumsi mentah malah jadi penyakit. Kurma nya pun sangat diragukan,” ujar salah satu orangtua murid yang enggan disebut namanya dan diamini sejumlah orangtua lainnya kepada media di Medan, Kamis (26/2/2026).
Mereka menaksir, menu MBG tersebut diperkirakan hanya menghabiskan uang dibawah dari Rp10 ribu. Padahal kata para emak-emak itu, menu MBG yang dibagikan seharusnya seharga Rp15 ribu/murid.
Menurut mereka, menu tersebut jauh dari harapan terhadap program yang mengusung pemenuhan gizi anak. Paket makanan yang dibagikan dinilai lebih menyerupai makanan ringan ketimbang menu bergizi untuk menunjang kebutuhan nutrisi anak.
Sebelumnya kata para ‘makhluk terkuat di bumi’ itu, menu MBG yang dibagikan pusat pendidikan tersebut juga cukup memprihatinkan. Yakni berupa telur bebek setengah matang hingga yang masih mentah.
“Sebelumnya, anak-anak kami mendapatkan menu telur bebek mentah. Ada yang mendapat telur bebek setengah matang, dan ada juga yang mendapat telur bebek matang,” ungkap mereka.
Mereka berharap, menu MBG yang dibagikan pada bulan Ramadhan ini lebih disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, setelah menu MBG tersebut menuai protes dari para orangtua, malam harinya para anak didik SMA Negeri 21 Medan mendapat pesan melalui WhatsApp (WA).
Isi pesan yang dikirimkan secara berantai itu meminta para anak didik untuk melaporkan kepada guru jika menu MBG tidak sesuai harapan. Sehingga bisa disampaikan ke pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang membagikan MBG tersebut.
Namun, hingga berita ini dipublikasikan, pihak SMA Negeri 21 Medan belum memberikan keterangan resmi terkait menu MBG tersebut. Pihak dapur SPPG yang membagikan MBG itu juga belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya. (Red/06)












