Koreksi
Koreksi
Hukum & Kriminal

Polrestabes Medan Tangkap Bandar Narkoba Lintas Provinsi

14
×

Polrestabes Medan Tangkap Bandar Narkoba Lintas Provinsi

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Medan, Satresnarkoba Polrestabes Medan, menggerebek sebuah rumah kos yang dijadikan gudang pemasok narkoba antar pulau di kawasan Medan Labuhan, Rabu (22/7/2026) lalu.

Untuk mengelabui petugas, para pelaku memanfaatkan jasa ekspedisi dalam pengiriman dan mengkamuflasekan narkoba yang akan di edarkan.

Pengungkapan yang dilakukan personel Unit 2 Satreskrim Polrestabes Medan itu berawal dari ditangkapnya HS (19) warga Jalan Tenggiri Raya, Kecamatan Medan Labuhan di Jalan Rawe V, Medan Labuhan, Kota Medan.

Dari tersangka HS, petugas menyita 3 butir pil ekstasi, dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba. HS mengaku mendapat barang haram tersebut dari JD (25) yang tinggal di rumah kos Jalan Rawe II, Medan Labuhan.

“Dari JD kami temukan sejumlah barang bukti, mulai dari 3 paket sabu, 188 butir pil ekstasi, hingga 6 kg ganja dalam jumlah besar,” ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (27/7/2026).

Rafli mengungkapkan bahwa para pelaku merupakan pemasok narkoba ke sejumlah daerah di Indonesia, dan kerap memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman paket, dengan mengkamuflasekan narkoba seolah-olah barang elektronik maupun sparepart kendaraan.

“Modus operandi pelaku ini mengirimkan narkoba ke sejumlah daerah atau antar pulau, dengan menuliskan paket yang dikirim merupakan barang elektronik atau sparepart. Untuk menyamarkan berat narkoba yang dikirim agar menyerupai dengan barang elektronik atau spare part, pelaku memasukkan batu ke dalam narkoba,” tambah Rafli.

Para pelaku sudah menjalankan bisnis haramnya selama setahun terakhir. Dalam satu bulan, pelaku biasa melakukan pengiriman sebanyak 10 kali, dengan daerah terbanyak di Indonesia Timur.

“Mereka ini sudah satu tahun terakhir beroperasi, dalam satu bulan memasok narkoba setidaknya 10 kali ke sejumlah daerah,” terang Rafli.

Rafli menegaskan, pihaknya kini sedang mengejar satu pelaku lainnya yang berperan sebagai pemasok narkoba kepada para pelaku. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, dari sindikat pemasok narkoba antar pulau tersebut.

“Bagaimana pun pelaku berkamuflase, kami pastikan kami akan menemukan cara untuk mengungkapnya,” pungkas Rafli. (Red/Ridho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *