Berita Utama

KPK Dukung Duit Sitaan dari Koruptor untuk Kepentingan Bangsa

5
×

KPK Dukung Duit Sitaan dari Koruptor untuk Kepentingan Bangsa

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Jakarta, Presiden Prabowo Subianto yang akan menggunakan uang rampasan dari para koruptor untuk kepentingan bangsa, menuai dukungan dari sejumlah pihak, salah satunya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Uang hasil rampasan dari para koruptor itu salah satunya digunakan untuk pengadaan smartboard atau papan interaktif pintar di seluruh sekolah Indonesia.

“KPK mendukung penuh komitmen Presiden untuk mengoptimalkan asset recovery (pengembalian kerugian keuangan negara) karena memang salah satu akibat dari tindak pidana korupsi adalah kerugian negara, bahkan kerugian ekonomi,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (18/11/2025).

Saat ini kata Budi, KPK terus berupaya memulihkan keuangan negara dari setiap penanganan perkara melalui penyitaan sejumlah aset pada tahap awal penyidikan.

“Tentunya penyitaan aset itu tidak hanya untuk kebutuhan proses pembuktian, tetapi sekaligus menjadi langkah awal yang positif untuk asset recovery nantinya,” ujarnya.

Penyitaan aset tersebut nantinya dapat berlanjut pada tahap lelang jika perkara telah inkracht atau berkekuatan hukum tetap. “Dari hasil lelang itulah yang kemudian masuk ke kas negara, masuk ke dalam siklus APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” kata Budi.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan mengejar para koruptor di Indonesia, dan menggunakan uang mereka untuk menunjang kebutuhan fasilitas pendidikan di tanah air, seperti papan interaktif pintar.

“Semua uang-uang koruptor kami kejar. Nanti maling-maling kami akan kejar semua itu, supaya anak-anak kita pintar-pintar,” kata Prabowo.

Prabowo sempat memerintahkan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, untuk mengalokasikan sebagian uang Rp13 triliun yang sebelumnya diserahkan Kejaksaan Agung, untuk investasi beasiswa LPDP.

Prabowo juga bakal membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh dengan uang hasil rampasan koruptor. (Red/35)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *