Berita Utama

Gubernur Aceh Buka Suara Soal ‘BL BK’

10
×

Gubernur Aceh Buka Suara Soal ‘BL BK’

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Aceh, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, buka suara soal video viral Gubernur Sumut, M Bobby Afif Nasution, meminta kendaraan berplat BL diganti BK. Untuk diketahui, BL merupakan plat kendaraan Aceh, dan BK plat Sumut.

Dengan tenang, Mualem menghimbau masyarakat Aceh untuk tidak terpancing isu yang berkembang. “Biarlah kita diam saja, sabar saja. Biarlah orang lain berkicau,” kata Mualem dalam rapat paripurna di DPR Aceh, dikutip, Selasa (30/9/2025).

Meski begitu, Mualem tetap mewanti-wanti kebijakan tersebut agar tidak merugikan masyarakat Aceh. Ia meminta semua pihak untuk bersikap hati-hati namun tetap tenang.

Mualem menilai, tindakan Bobby hanyalah kebijakan sementara yang tidak perlu ditanggapi berlebihan. “Kita tenang saja, kita nilai itu angin berlalu, kicauan burung yang merugikan dia sendiri,” tuturnya.

Sebelumnya, sebuah video yang meperlihatkan rombongan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) menghentikan truk Fuso berplat BL saat melintas di wilayah Provinsi Sumut, bikin geger.

Truk yang menggunakan kode plat nomor daerah Aceh (BL) itu diminta mengganti dengan BK yang merupakan kode plat nomor Sumut.

Dalam video singkat itu, tampak juga Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution dalam rombongan yang turut menghentikan truk barang tersebut.

Video viral itu memperlihatkan rombongan Gubernur Sumut menghentikan satu truk barang. Kemudian, sopir truk turun dan berbincang dengan salah seorang diduga bagian dari rombongan.

Mereka meminta agar kendaraan itu menggantikan kode plat nomor dari BL menjadi BK. Sopir sempat berdalih dan mengaku jika truk tersebut sudah dibeli, tetapi rombongan tetap meminta plat nomor kendaraan diganti.

“Ini harus plat BK, supaya pendapatannya, pajaknya ke Sumatera Utara. Oke pak,” ucap salah seorang yang diduga bagian dari rombongan Gubernur Sumut.

Tak berselang lama, Gubernur Sumut juga mendatangi truk tersebut. Ia kemudian menyampaikan kepada sopir agar aturan itu diketahui pemilik truk. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) juga telah meminta maaf soal ‘BL BK’.

Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansyah Harahap, mengatakan bahwa maksud rombongan menghetikan truk tersebut, bukan melarang kendaraan plat luar melintas di Sumut.

“Perlu kami sampaikan dengan tegas, maksud dari pejabat terkait yang ada di video tersebut bukanlah melarang kendaraan berplat luar masuk ke Sumatera Utara. Semua orang tetap bebas melintas, bekerja, ataupun berdagang di wilayah Sumut,” kata Erwin Hotmansyah Harahap dalam keterangannya, Senin (29/9/2025).

Erwin mengatakan bahwa pihaknya ingin mengajak kendaraan yang beroperasi di Sumut untuk menggunakan plat BK maupun BB. Tujuannya agar pajak masuk ke Sumut guna memperbaiki kembali jalan di Sumut.

“Yang ingin disampaikan adalah ajakan kepada pemilik kendaraan yang memang berdomisili dan berusaha di Sumatera Utara, agar menggunakan plat BK atau BB, tujuannya sederhana supaya pajak kendaraan bisa masuk dan dipakai kembali untuk pembangunan jalan, fasilitas umum, dan layanan masyarakat di Sumatera Utara,” ucapnya.

Erwin pun meminta maaf kepada masyarakat jika pesan yang tersampaikan berbeda. Pemprov Sumut disebut bakal memperbaiki komunikasi publik.

“Kami mohon maaf bila pesan yang sampai di masyarakat terkesan berbeda. Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen untuk terus memperbaiki komunikasi publik dan selalu terbuka terhadap masukan dari masyarakat,” tutupnya. (Red/45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *