Nasional & Nusantara

Belasan Bangunan di CBD Helvetia Dipersoalkan

8
×

Belasan Bangunan di CBD Helvetia Dipersoalkan

Sebarkan artikel ini
CBD Helvetia.

KOREKSI Medan, Diduga tidak mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), belasan bangunan di lokasi CBD Helvetia di Jalan Veteran, Labuhan Deli, sempat dihentikan.

Namun, kini belasan bangunan rumah toko (ruko) di lokasi tersebut kembali dilanjutkan hingga memicu pertanyaan publik dan jadi persoalan baru.

Sepertinya, izin tidak terlalu penting bagi pihak CBD Helvetia. Pasalnya, meski sempat dihentikan Pemkab Deli Serdang, sebanyak 16 ruko kembali beroperasi, Minggu (24/5/2026).

Warga mendesak, jika bangunan-bangunan tersebut memang melanggar aturan, seharusnya langsung dibongkar. “Baru dikaji, baru diberi izin kalau layak. Bukan dibiarkan berdiri, lalu izin menyusul,” ujar warga yang enggan disebut namanya.

Namun faktanya, bangunan dihentikan setelah viral, kemudian Kembali dilanjutkan setelah ‘adem ayem’. “Dihentikan sebentar, lalu buka lagi setelah izin keluar. Pola ini bukan baru. Di Deli Serdang, seolah berlaku hukum tidak tertulis, bangun saja dulu, masalah izin bisa diatur belakangan,” ujarnya.

Untuk diketahui, lokasi CBD Helvetia hanya beberapa meter dari Kantor Camat Labuhan Deli. Sulit dipercaya kalau pengerjaan 16 ruko berjalan tanpa diketahui pemerintah.

Lebih janggal lagi, tanahnya bekas HGU PTPN II Kebun Helvetia yang kini jadi SHGB atas nama pengembang. Proses pelepasan hak sertifikat induk Nomor 02.04.25.05.1.00297, masih jadi tanda tanya. “Kalau asal-usul lahan saja belum terang, kenapa PBG bisa keluar?,” tukasnya. (Red/07)