Koreksi
Koreksi
Hukum & Kriminal

Diduga Bocor, Penggerebekan Sabung Ayam di Nagori Marihat Bukit Tanpa Hasil

40
×

Diduga Bocor, Penggerebekan Sabung Ayam di Nagori Marihat Bukit Tanpa Hasil

Sebarkan artikel ini
Lokasi sabung ayam di Nagori Marihat Bukit, Simalungun.

KOREKSI Simalungun, Diduga informasinya telah bocor, penggerebekan lokasi sabung ayam di Huta III Bawah, Nagori Marihat Bukit, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Minggu (28/6/2026).

Dalam penggerebekan tanpa hasil itu, aparat kepolisian tidak menemukan adanya aktivitas sabung ayam. Padahal, aktivitas perjudian sabung ayam rutin berlangsung setiap hari Minggu. Namun, diduga informasi akan adanya penggerebekan telah bocor, lokasi tersebut tampak sepi.

Pantauan di lokasi menunjukkan arena yang sebelumnya disebut-sebut menjadi tempat berlangsungnya perjudian sabung ayam tampak sepi dan tidak ditemukan adanya aktivitas.

Penutupan total gelanggang tersebut bertepatan dengan turunnya Bhabinkamtibmas Polsek Gunung Malela bersama Pangulu Nagori Marihat Bukit untuk melakukan pengecekan ke lokasi setelah adanya pemberitaan di media.

Sejumlah warga menduga, tidak beroperasinya gelanggang sabung ayam tersebut disebabkan adanya informasi yang lebih dahulu sampai kepada pihak penyelenggara, sehingga aktivitas dihentikan sebelum aparat tiba di lokasi.

Warga mendukung langkah aparat yang telah turun melakukan pengecekan. Namun, warga berharap penindakan terhadap dugaan praktik perjudian dapat dilakukan secara lebih maksimal.

“Memang tadi ada turun dari Polsek bersama Pak Sahrul Ginting. Mungkin karena sudah diinformasikan, jadi tidak ada lagi permainan orang itu. Walaupun begitu kami masyarakat tetap berterimakasih karena sudah ada perhatian,” ujar warga yang enggan disebut namanya kepada media, Minggu.

Masyarakat berharap, apabila terdapat laporan serupa di kemudian hari, penanganan juga melibatkan jajaran Polres Simalungun sehingga hasil yang diperoleh lebih maksimal.

“Kalau ada laporan seperti ini, maunya dari Polres Simalungun juga turun supaya hasilnya benar-benar maksimal. Kami hanya ingin aktivitas seperti ini benar-benar berhenti,” tukasnya.

Warga menilai keberadaan arena sabung ayam tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi generasi muda yang dikhawatirkan akan meniru praktik perjudian apabila dibiarkan tetap berlangsung.

Karena itu, masyarakat berharap aparat kepolisian terus melakukan pemantauan secara berkala agar aktivitas serupa tidak terulang kembali di lokasi tersebut maupun di tempat lain. (Red/KS)