Berita Utama

“Enaknya Ah Anaknya Ogah”, Sejoli Tega Habisi Bayi Sendiri

3
×

“Enaknya Ah Anaknya Ogah”, Sejoli Tega Habisi Bayi Sendiri

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Jabar, Tega menghabisi bayinya sendiri, sejoli di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditangkap polisi dan terancam meringkuk dibalik jeruji besi penjara hingga 15 tahun.

Saat melakukan hubungan intim, keduanya saling “ah”. Namun saat si perempuan hamil hingga melahirkan bayi, mereka ogah menerima bahkan tega membunuh darah sendiri.

Pasangan tersebut tega membuang bayi mereka sendiri dengan mulut terlakban di Kampung Kalen Kupu, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Sabtu (25/10/2025) lalu.

Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengatakan, setelah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi.

“Dalam kurun waktu satu kali 24 jam, akhirnya kasus ini bisa tertangkap dengan dua pelaku,” kata Fiki dalam konferensi pers di Mapolres Karawang, Selasa (28/10/2025).

Kedua pelaku yakni MRB (20), buruh asal Desa Labanjaya, Kecamatan Tirtamulya, dan RDL (21), warga Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Lemahabang.

Fiki menjelaskan, pada Sabtu (25/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, RDL melahirkan di rumahnya. Keduanya kemudian menutup mulut bayi dengan lakban hingga tidak bisa bernapas dan meninggal dunia.

Kedua tersangka kemudian membungkus bayi tersebut dengan kain hitam dan biru, memasukkannya ke dalam tas jinjing merah, lalu ke dalam tas ransel hitam. Bayi malang itu kemudian dibuang di daerah Kampung Kalen Kupu, sekitar lima kilometer dari tempat kejadian.

Menurut Fiki, motif keduanya tega melakukan hal keji itu karena menjalani hubungan di luar pernikahan. Saat RDL hamil, keduanya panik dan merasa malu dengan keluarga serta lingkungan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Red/31)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *