KOREKSI.co Morowali Utara, PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 8, yang merupakan bagian dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus memperkuat sinergi dengan masyarakat di wilayah operasional melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan hibah pembangunan dan paket sembako kepada masyarakat Desa Lembobelala, Kecamatan Lembo Raya, Kabupaten Morowali Utara.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Region Head PTPN I Regional 8 Makassar, Misran, dalam pertemuan yang berlangsung di Balai Desa Lembobelala.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat serta membangun komunikasi yang lebih konstruktif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, PTPN I Regional 8 menyalurkan bantuan dana sebesar Rp75 juta yang dialokasikan untuk penguatan fasilitas ibadah dan pendidikan. Bantuan diberikan kepada GKST Jemaat Damai Lembobelala sebesar Rp25 juta, GPDI Lembobelala sebesar Rp25 juta, serta SD GKST Lembobelala sebesar Rp25 juta.
Selain itu, perusahaan juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat lanjut usia sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan sosial di wilayah sekitar operasional.
Dalam sambutannya, Misran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mempererat kembali hubungan dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat.
“Mungkin sebelumnya ada miskomunikasi yang terjadi, dan kedatangan kami hari ini adalah untuk kembali merajut tali silaturrahmi serta membangun komunikasi yang baik dengan saudara-saudari kami di Lembobelala. Memang bantuan ini nilainya tidak seberapa, tetapi harapan kami bisa bermanfaat dan menjadi berkah bagi seluruh masyarakat,” ujarnya, melalui keterangan tertulis, Jum’at (17/4/2026).
Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan dalam pelaksanaan operasional perusahaan di masa lalu, serta menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan program sosial secara berkelanjutan.
“Atas nama pimpinan perusahaan, saya memohon maaf sekiranya terjadi kekeliruan dalam pelaksanaan operasional kami di daerah ini. Intinya, kami ingin bersilaturahmi. Bantuan ini tidak akan berhenti sampai di sini, tetapi akan berkelanjutan ke depannya,” tegasnya. (Red/22)












