KOREKSI Solo, Presiden Prabowo Subianto, meresmikan Rumah Sakit Kardilogi Emirat-Indonesia (RS KEI) Kentingan, Jebres, Solo, Rabu (19/10/2025). Pemerintah Kota (Pemko) Solo rencananya akan memberikan beasiswa gratis untuk menunjang kebutuhan tersebut.
Kepala Negara menegaskan, pendirian fasilitas kesehatan tersebut merupakan wujud persahabatan erat antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.
RS KEI menjadi simbol kontribusi dan perhatian Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) terhadap Indonesia.
“Rumah sakit ini adalah simbol persahabatan antara dua bangsa, Indonesia dan Uni Arab Emirat,” ujar Prabowo.
Dia juga mengungkapkan proyek pembangunan rumah sakit ini telah dirintis sejak era pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi berperan besar dalam memulai inisiatif kerjasama tersebut.
“Pembangunan rumah sakit ini juga adalah salah satu inisiatif mantan Presiden Jokowi dimulai atas inisiatif beliau, dimulai pada saat beliau menjabat, saya sangat beruntung saya yang meresmikan, takdir tidak bisa ditolak,” ucap Prabowo.
Sementara, Pemerintah Kota (Pemko) Solo akan bergerak cepat membuat roadmap pendidikan kedokteran untuk mencetak tenaga ahli bagi rumah sakit tersebut.
Walikota Solo, Resapti Ardi berharap, rumah sakit hasil hibah Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) itu bisa memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat seluruh Indonesia.
Respati menjelaskan bahwa dalam 4 tahun kedepan, RS-KEI akan berada di bawah tanggungjawab Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam kurun waktu tersebut, Pemko Solo diwajibkan untuk mempersiapkan dokter ahli dan tenaga medis.
“Kami diberikan waktu untuk menyiapkan dokter, tenaga medis yang siap dari 4 tahun kemungkinan baru diserahkan ke Pemerintah Kota,” ujarnya.
Respati membeberkan bahwa dalam waktu dekat, Pemko Solo akan membuat roadmap pendidikan kesehatan bagi para dokter dan tenaga medis. Pihaknya berencana memberikan beasiswa pendidikan gratis bagi orang-orang yang bergelut di bidang kedokteran.
“Warga Solo yang punya kemampuan untuk bisa sekolah pendidikan dokter yang dibutuhkan kami siap memfasilitasi hingga lulus dan ada komitmen kalau sudah kami sekolahkan jangan ke rumah sakit yang lain ke kota lain,” katanya. (Red/45)










