KOREKSI.co Tanjungbalai, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus berupaya menata kawasan pasar tradisional agar lebih tertib, nyaman, dan layak bagi semua.
Salah satu langkah yang ditekankan adalah imbauan kepada para pedagang, khususnya yang masih berjualan di bahu jalan dan trotoar, untuk segera berpindah ke lapak resmi yang telah disiapkan pemerintah di dalam area Pasar Bahagia.
Imbauan ini disampaikan Wakil Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, dengan turun langsung melakukan pendekatan dialogis dan humanis menemui para pedagang di kawasan Pasar Bahagia, Jum’at (10/4/2026).
Langkah ini bertujuan untuk menata pedagang agar tidak berjualan di pinggir jalan dan menggunakan bahu jalan, demi ketertiban, kenyamanan, kebersihan serta keindahan Kota Tanjungbalai, khususnya kawasan Pasar Bahagia.
Saat tiba di Pasar Bahagia, Wakil Walikota tak hanya menghimbau secara lisan, namun juga memberikan surat himbauan kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan ditempat yang tidak seharusnya.
Kepada para pedagang tersebut, Muhammad Fadly meminta agar mengosongkan dagangannya, selambat-lambatnya, Selasa (14/4/2026) mendatang dan segera pindah ketempat yang sudah disediakan.
Setelah dikosongkan, nantinya petugas akan menertibkan dan membongkar bangunan atau pondok-pondok para PKL tersebut.
Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang pedagang untuk mencari nafkah, namun ketertiban dan kenyamanan lingkungan harus tetap dijaga. Lapak-lapak resmi dibuat agar aktivitas jual beli tetap berjalan dengan aman tanpa mengganggu lalulintas dan pejalan kaki
Fadly berpesan kepada seluruh petugas untuk mempersiapkan diri melaksanakan penertinan pada, Rabu (15/4/2026) mendatang. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagper) juga ditekankan untuk benar-benar mendata para pedagang yang sudah atau belum dikunjungi, serta memberikan surat himbauan, sehingga nantinya tidak ada alasan lapaknya dibongkar.
“Untuk PKL agar semuanya kita tertibkan jangan nanti ada yang tertinggal agar pemko tidak dikatakan tebang pilih. Kalau pun kita bersentuhan dengan masyarakat jangan sampai ada gesekan, lebih baik kita hindari. Untuk petugas Dishub agar menata petugas parkir dan tempat bettor, jangan lagi mangkal dibadan jalan karena bisa menimbulkan kemacetan,” tutup Fadly. (Red/44)












