Berita Utama

Nyelinap ke Rumah Janda Anak Dua, Kapolsek Digerebek Warga

7
×

Nyelinap ke Rumah Janda Anak Dua, Kapolsek Digerebek Warga

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Kendal, Oknum Kapolsek di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, berinisial N, digerebek warga lantaran nekat “ngapel” di rumah seorang janda anak dua berinisial Y di Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Jum’at (19/9/2025) lalu.

Dampak kenekatannya mengunjungi rumah janda yang merupakan seorang guru PAUD itu, jabatan N sebagai Kapolsek Brangsong, terpaksa dicopot. Bahkan, N harus berurusan dengan Propam akibat kasus “tali air” tersebut.

Penggerebekan tersebut sempat bikin geger hingga viral, usai videonya beredar luas di medsos. AKP N dan Y diduga sempat berbuat mesum dan direkam oleh warga. Video berdurasi 16 detik sebelum penggerebekan menjadi bukti bahwa N diduga sempat mesum dengan Y.

Dari informasi yang beredar, warga sudah lama mencurigai kedekatan N dengan janda tersebut. Saat digerebek warga, N sempat ngumpet didapur.

Penggerebekan bermula dari kecurigaan masyarakat. Dimana sebelumnya, N datang ke Desa Tunggulsari untuk mengamankan aksi demo warga terkait tambang galian C di desa tersebut.

Warga yang telah selesai melakukan aksi pada malam harinya, masih bersiaga di sekitar desa. Setelah demo bubar, sang Kapolsek ternyata tidak kembali ke markas. Namun secara diam-diam menyelinap ke rumah Y.

Saat menyelinap masuk ke rumah Y, warga yang masih ada di lokasi melihatnya. Karena ada laporan, RT kemudian mengajak warga. Jelang dinihari, warga diam-diam mengintai rumah Y hingga dilakukan penggerebekan.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kasus ini masih dalam proses pemeriksaan untuk mendalami dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

“Saat ini masih dalam proses pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh perwira tersebut,” ujar AKBP Hendry dalam keterangannya, Minggu (21/9/2025) lalu.

Kapolres menegaskan, selain diamankan, N juga telah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Brangsong. Hendry menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta memastikan pelayanan publik di Polsek Brangsong tetap berjalan normal. (Red/06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *