KOREKSI Tebing Tinggi, Menteri Perdagangan RI (Mendag), Budi Santoso, melepas ekspor sembilan ton pisang kepok senilai sekitar Rp270 juta ke Malaysia, Jum’at (27/2/2026) di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut).
Dalam kesempatan itu Budi, menjelaskan bahwa program ini mengkoordinasikan pelaku usaha berorientasi ekspor melalui business matching atau pertemuan bisnis dengan calon pembeli luar negeri.
“Setiap hari ada business matching. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mempresentasikan produknya dan kami bantu mencarikan buyer (pembeli),” kata Budi didampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya saat acara pelepasan.
Menurutnya, program tersebut telah mencatat sekitar 1.200 UMKM melakukan transaksi ekspor. Total nilai transaksi mencapai 134,8 juta dollar AS.
Budi menyebut, program UMKM Bisa Ekspor menjadi salah satu instrumen untuk menjaga perputaran ekonomi nasional. Program ini juga memperluas pasar produk dalam negeri.
Ia mengajak pemerintah daerah mendukung pelaksanaan program tersebut agar pelaku UMKM mampu bertahan di pasar domestik dan bersaing di pasar global.
Sementara, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya menilai pelepasan ekspor ke Malaysia menjadi penanda daya saing produk pertanian daerah.
“Ini mungkin satu pengiriman, tetapi menjadi pesan kuat bahwa produk pertanian rakyat Sumut mampu bersaing di pasar internasional,” ujar Surya.
Surya menegaskan, ekspor tidak hanya soal pengiriman barang. Pelaku usaha harus menjaga kualitas, kontinuitas produksi, standar mutu, dan kepercayaan mitra dagang. (Red/Gabe)












