Berita Utama

Material Longsor Tutup Badan Jalan, Akses Parsikaman KM 38 Putus

4
×

Material Longsor Tutup Badan Jalan, Akses Parsikaman KM 38 Putus

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Sumut, Personel Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sumut melakukan pemantauan dari udara terkait kondisi terkini di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Rabu (03/12/2025).

Dari pemantauan yang dilakukan melalui udara dengan menerbangkan drone, terlihat kondisi di Desa Parsikaman KM 38, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Taput, hingga saat ini masih sangat kritis.

Tampak material longsor menutup badan jalan hingga mengakibatkan akses menuju lokasi tersebut terputus dan tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kawasan ini menjadi salah satu titik terparah yang terdampak bencana tanah longsor di wilayah Tapanuli Utara. Personel Bid TIK Polda Sumut mendapati jalur benar-benar terputus akibat tumpukan tanah, batu besar, dan pepohonan yang menutup seluruh badan jalan.

Melalui drone pemantau yang diterbangkan, terlihat kondisi longsor secara menyeluruh, termasuk panjang area terdampak, potensi longsor susulan, hingga titik-titik yang memungkinkan menjadi jalur alternatif bagi tim evakuasi dan distribusi bantuan.

Pemantauan ini menjadi langkah penting mengingat kawasan tersebut memiliki kontur tanah labil akibat curah hujan tinggi yang turun beberapa hari terakhir.

Data visual dari drone akan digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan strategis dalam percepatan penanganan, pembukaan akses, dan pengiriman logistik bagi warga yang kemungkinan masih terisolasi.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa Polda Sumatera Utara terus memaksimalkan seluruh sumber daya untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan terkoordinasi.

“Polda Sumut bergerak all out. Tim di lapangan, termasuk Bid TIK, terus bekerja tanpa henti untuk memetakan situasi dan mendukung proses evakuasi. Drone yang diterbangkan membantu kami melihat kondisi aktual sehingga keputusan dapat diambil lebih tepat dan cepat. Kami memastikan seluruh langkah difokuskan pada keselamatan masyarakat dan percepatan pembukaan akses,” ungkanya.

Hingga saat ini, pemantauan udara masih berlangsung dan koordinasi lintas satuan terus dilakukan untuk mempercepat penanganan longsor di Parsikaman KM 38.

Selain itu, Polda Sumut juga terus mengupayakan dukungan tambahan untuk memperkuat tim di lapangan. (Red/23)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *