KOREKSI Jakarta, Kerugian korban kasus dugaan penipuan Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita terus bertambah. Polda Metro Jaya menyebut, saat ini kerugian korban akibat penipuan WO Ayu Puspita Sejahtera dengan pemilik berinisial AP mencapai Rp18,4 miliar.
“Adapun total kerugian sementara yang dilaporkan mencapai Rp18.443.155.435,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Angka tersebut meningkat setelah sebelumnya pada Desember 2025 lalu Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap total kerugian korban penipuan WO mencapai Rp11,5 miliar.
Menurut Budi, angka kerugian Rp18,4 miliar masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan serta pendalaman yang dilakukan tim penyidik. Sementara berdasarkan rekap data laporan per Senin (12/1/2026) lalu, tercatat sebanyak 24 laporan polisi yang telah dibuat.
“Selain itu, posko pengaduan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan jajaran telah menerima 277 laporan pengaduan dari masyarakat,” jelas Budi.
Dugaan penipuan WO Ayu Puspita terungkap setelah seorang perias pengantin mengunggah laporan di media sosial TikTok mengenai pernikahan bermasalah di Jakarta Barat dan Jakarta Utara.
Unggahan tersebut memicu perhatian warganet hingga sejumlah orang yang mengaku sebagai korban mengomentari dan berkoordinasi melalui grup WhatsApp.
Dari hasil diskusi di grup, para korban menduga WO menawarkan paket layanan yang serupa dan menggiurkan kepada banyak pasangan, sehingga menarik banyak pesanan dalam waktu bersamaan.
Usai dugaan penipuan WO viral di media sosial, sejumlah orang yang menjadi korban menggeruduk rumah pemilik WO Ayu Puspita pada, Minggu (7/12/2025) malam.
Korban mengaku mengalami kerugian dan menuntut Ayu Puspita untuk tanggungjawab atas perbuatannya. Menurut keterangan polisi, modus yang digunakan WO Ayu Puspita adalah menawarkan paket pernikahan lengkap, tetapi layanan tidak dipenuhi pada hari pelaksanaan. (Red/34)












