KOREKSI Jabar, Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol Cisumdawu Jalur B arah Cirebon-Bandung, tepatnya di Km 179+400, Desa Mulyasari, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (26/1/2026) pagi.
Dalam insiden yang melibatkan enam kendaraan tersebut, tiga orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya mengatakan, peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 05.20 WIB. Insiden terjadi saat arus lalu lintas di Tol Cisumdawu masih relatif lengang dan pencahayaan terbatas.
“Berdasarkan hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula dari satu unit truk tronton Mitsubishi yang dikemudikan oleh S,” ujar Awang.
Awang menuturkan, truk tronton tersebut melaju di lajur satu dan mengalami kendala saat melintasi jalur menanjak. Diduga, kendaraan tidak memiliki tenaga yang cukup untuk menanjak sehingga hilang kendali.
“Truk tersebut, diduga tidak kuat menanjak. Lalu, bergerak mundur ke arah kanan, menabrak pembatas jalan, dan langsung menghantam Toyota Altis yang sedang melaju di lajur tiga,” ujar Awang.
Benturan keras itu memicu tabrakan beruntun. Toyota Altis yang tertabrak kemudian terseret dan menghantam sejumlah kendaraan lain yang berada di belakangnya. “Kendaraan lain yang terlibat yakni Honda Mobilio, Toyota Avanza, Toyota Vios, dan Hyundai Avega,” sebutnya.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang Toyota Altis berinisial MTP, AAS, dan FH meninggal dunia di tempat kejadian.
Sementara itu, pengemudi Toyota Vios berinisial IS serta sopir truk tronton berinisial S mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan perawatan medis.
Dugaan awal penyebab kecelakaan ialah kelalaian pengemudi truk saat melintasi jalur menanjak sehingga kendaraan bergerak mundur dan tidak dapat dikendalikan.
Sementara, Humas RSUD Umar Wirahadikusumah, Iman Budiman menyampaikan, total lima korban sempat dibawa ke rumah sakit.
Dari jumlah tersebut, setibanya di rumah sakit, tiga orang sudah dalam kondisi tewas, satu korban masih menjalani perawatan intensif di IGD, dan satu korban lainnya telah diperbolehkan pulang. (Red/03)












