Berita Utama

Jalur Darat Putus Total, Bantuan ke Sibolga-Tapteng Dikirim Melalui Singkil

7
×

Jalur Darat Putus Total, Bantuan ke Sibolga-Tapteng Dikirim Melalui Singkil

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Sumut, Dampak bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut), mengakibatkan beberapa jalur darat terputus, diantaranya di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga.

Pihak Kepolisian dan TNI terus berupaya mengirimkan bantuan kelokasi didaerah tersebut, Sabtu (29/11/2025). Namun, saat ini penyaluran bantuan di dua daerah tersebut tersendat lantaran akses jalan terputus total.

“Untuk menuju Tapteng dan Sibolga, jalur darat belum bisa dilalui. Pak Kapolda dan Pangdam menggunakan helikopter dari Bandara Silangit untuk meninjau lokasi dan memastikan semua penanganan berjalan,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan dalam keterangan persnya.

Ferry mengatakan, jalan tidak bisa dilalui akibat material longsor dan banjir yang menimbun badan jalan di berbagai titik.

Kondisi tersebut membuat mobilisasi petugas dan distribusi logistik menjadi sangat terbatas. Kendati demikian, Polda Sumut dan Tim SAR gabungan terus menempuh berbagai cara agar bantuan dapat menjangkau warga terdampak bencana.

Salah satunya, dengan mengirim personel melalui jalur alternatif Aceh-Singkil untuk membawa pasokan pangan dan kebutuhan darurat.

“Pasokan bahan makanan tetap kami upayakan, meski masih sedikit-sedikit karena akses sangat terbatas. Beberapa personel kami kerahkan melewati jalur darat untuk menuju lokasi membawa bantuan langsung,” ujarnya.

Menurut Ferry, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto, juga memantau lokasi terdampak bencana di Sibolga dan Tapteng melalui helikopter, Sabtu.

Keduanya untuk memastikan kelancaran distribusi logistik, memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB, serta mengarahkan percepatan penanganan darurat, terutama pada wilayah yang masih terisolasi.

Berdasarkan data sementara Polda Sumut, Sabtu (29/11/2025) pukul 09.00, jumlah korban tewas akibat bencana alam di Sumut sebanyak 147 orang dan 174 orang masih dalam pencarian.

“Bencana ini menimbulkan dampak signifikan, tercatat 1.076 korban, 147 meninggal dunia, 32 luka berat, 722 luka ringan, dan 174 masih dalam pencarian, serta ada 28.427 pengungsi,” ujar Ferry.

Sejak Senin (24/11/2025), tercatat ada 488 bencana alam yang melanda 21 Kabupaten/Kota di Sumut. Mulai tanah longsor, banjir, pohon tumbang, hingga angin puting beliung. (Red/34)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *