Kabar

Guru dan Pelajar Keracunan Menu MBG, Wakil Walikota Cimahi Tinjau Korban

8
×

Guru dan Pelajar Keracunan Menu MBG, Wakil Walikota Cimahi Tinjau Korban

Sebarkan artikel ini
Wakil Walikota Cimahi, Adhitia Yudisthira meninjau secara para korban yang diduga keracunan MBG.

KOREKSI Cimahi, Wakil Walikota Cimahi, Adhitia Yudisthira, meninjau para korban dugaan keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Cimahi, baru-baru ini.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Walikota Cimahi, Adhitia Yudisthira berkomunikasi dengan para korban yang terdiri dari siswa dan juga guru yang mengalami gejala keracunan.

Adithia Yudisthira mengatakan, sudah ada 24 orang siswa dan guru yang terkofirmasi mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit karena mengalami gejala keracunan usai mengkonsumsi menu MBG, Rabu (25/2/2026) lalu.

“Jumlah sementara di RSUD Cibabat 20, Rumah Sakit Mitra Kasih 3 dan Rumah Sakit Dustira 1,” kata Adhitia di RSUD Cibabat.

Adithia menuturkan, siswa dan guru yang dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengkonsumsi MBG berasal dari TK PGRI, TK Kartika, SDN Cimahi Mandiri 4, dan SDN Karangmekar 5 dan SMPN 6.

Para siswa dan guru menyantap menu MBG berupa onigiri atau nasi kepal, kemudian telur rebus, kurma, serta susu murni. Para siswa menyantap menu tersebut pada waktu yang berbeda-beda.

“Jadi ada yang dimakan pada jam 11 siang, ada yang jam 3 sore serta paling sore jam 5. Kemudian saat jam 5 sore, kita menerima informasi siswa keracunan langsung kita instruksikan guru menginformasikan agar jangan dimakan lagi,” ungkap Adithia.

Sampel makanan kemudian dibawa untuk diuji di Labkesda Jawa Barat. Nantinya penyelidikan terkait penyebab pasti keracunan itu akan dilakukan oleh pihak berwenang.

Pemerintah Kota Cimahi juga mendirikan posko di RSUD Cibabat untuk melakukan penanganan pasien yang mengalami gejala keracunan. Jika terjadi penumpukan pasien, pihaknya akan langsung mendistribusikan ke rumah sakit lainnya di Kota Cimahi. (Red/87)