KOREKSI Medan, PT Bank Sumut (Perseroda) menggelar acara buka puasa bersama dan penyerahan santunan kepada 20 anak-anak yatim di Aula Bank Sumut, Kamis (26/2/2025). Kegiatan menghadirkan Ustadz Abdel Muhadir Ritonga untuk menyampaikan tausyiah.
Kegiatan yang digelar secara luring dan daring itu dihadiri Komisaris Utama Firsal Mutyara, Komisaris Independen Erlina, dan Komisaris Non Independen Agus Fatoni.
Selain itu, juga turut dihadiri Direktur Kepatuhan Eksir, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Sandhy Sofian, serta jajaran pimpinan, pegawai, dan Rukun Wanita Bank Sumut.
Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, dalam sambutannya mengajak seluruh pegawai untuk naik kelas dari dalam, dengan bersama-sama bertumbuh, berprestasi, dan berubah.
Dikatakannya, hal tersebut sebagai pemaknaan yang lebih mendalam dari pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah yang tidak sebatas ibadah tahunan.
Heru mengatakan, buka puasa bersama kali ini menjadi yang pertama dilakukan dalam format hybrid. Namun menurutnya, yang lebih penting adalah pesan yang ingin ditegaskan kepada seluruh pegawai.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kita ingin memaknainya sebagai waktu untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen kerja,” ujar Heru.
Puasa, lanjut Heru, seperti disiplin, pengendalian diri, dan kejujuran memiliki kaitan langsung dengan kinerja perbankan. Transformasi tidak bisa hanya dilakukan manajemen, tetapi harus ada keterlibatan seluruh insan Bank Sumut.
Ditegaskannya, jika menginginkan hasil yang lebih baik, maka cara kerjanya juga harus lebih baik. Untuk itu, Heru mengajak pegawai menjadikan Ramadhan sebagai momentum evaluasi.
“Mari kita gunakan bulan ini untuk merefleksikan cara kita bekerja, memperkuat integritas, dan menjaga profesionalisme,” tambah Heru.
Sementara itu, Komisaris Non Independen Bank Sumut, Agus Fatoni, menggarisbawahi hal serupa. Ia mengaitkan peningkatan ketakwaan selama Ramadhan dengan konsistensi capaian perusahaan.
“Kalau setiap tahun kualitas pribadi kita meningkat, maka kinerja organisasi juga seharusnya meningkat. Target kita sederhana, capaian tahun ini lebih baik dari tahun lalu, dan tahun depan lebih baik lagi,” kata Fatoni.
Menurut dia, pertemuan langsung maupun virtual dalam buka puasa bersama menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi internal. Silaturrahmi penting agar komitmen tetap sejalan. Selain mempererat kebersamaan, penyerahan santunan kepada 20 anak yatim menjadi bagian dari kepedulian sosial perusahaan di bulan Ramadhan. (Red/22)












