Berita Utama

Warga Keluhkan Sampah di Pasar Kotanopan, Pemkab Madina Diminta Tak Tutup Mata

0
×

Warga Keluhkan Sampah di Pasar Kotanopan, Pemkab Madina Diminta Tak Tutup Mata

Sebarkan artikel ini
Tumpukan sampah di Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Madina.

KOREKSI Madina, Tumpukan sampah yang semrawut di Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, sudah menjadi pemandangan warga setiap harinya.

Tumpukan sampah di beberapa titik ini menimbulkan bau tak sedap dan menyengat, serta mengundang lalat yang dikhawatirkan membawa bibit penyakit kepada warga, khususnya yang bermukim disekitaran lokasi tersebut.

Mirisnya lagi, sampah-sampah tersebut juga berserakan hingga ke jalanan. Tentunya, pemandangan yang tak sedap dilihat itu sangat meresahkan warga. Selain mengeluarkan aroma busuk, tumpukan sampah juga bikin daerah tersebut tampak kumuh serta merusak estetika lingkungan, sehingga mengganggu kenyamanan warga.

“Tumpukan sampah yang bukan pada tempatnya dan semrawut diberbagai titik di Kelurahan Pasar Kotanopan bukanlah hal baru,” ungkap P Stg, salah seorang warga Kelurahan Pasar Kotanopan, Kamis (09/4/2026).

P Stg meminta pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina, tidak tutup mata akan hal tersebut. Namun, segera mengambil langkah atau solusi untuk mengatasi sampah-sampah tersebut.

“Kami yang bermukim di sekitaran lokasi ini, sangat berharap kepada pihak terkait, khususnya Pemerintah Daerah sesegera mungkin mengambil solusi bijak dan serius dalam menangani persoalan sampah ini,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan warga Kelurahan Pasar Kotanopan lainnya berinisial ASL, yang berharap agar Pemkab Madina serius menangani persoalan sampah.

“Pemkab Madina harus segera dan serius menangani persoalan sampah ini. Karena jika terus dibiarkan, dikhawatirkan akan berdampak pada kesehatan masyarakat yang bermukim di sekitaran lokasi ini,” ucapnya.

Sementara, Lurah Pasar Kotanopan, Arjun mengaku, persoalan sampah tersebut sebelumnya memang sudah dikeluhkan warga. Pihaknya juga sudah melaporkan hal tersebut kepada pihak terkait yang menangani sampah di Pasar Kotanopan.

“Masalah ini sebelumnya memang sudah dikeluhkan warga. Kami, dari pihak Kelurahan Pasar Kotanopan juga sudah menyampaikan persoalan sampah ini kepada pihak yang menangani sampah disini,” ujarnya.

Kepala Pasar Kelas II, Arfan Wahid, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, penanganan sampah pasar pada wilayah Kelurahan Pasar Kotanopan, sudah dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Menurut Arfan, pihaknya hanya menangani retribusi pasar untuk capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Kita hanya menangani retribusi pasar untuk capaian PAD,” sebutnya.

Sedangkan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Madina, Andi Bugis SE mengatakan, pihaknya terus berupaya maksimal dalam menangani sampah ini. Namun, masih terkendala keterbatasan anggaran serta armada pengangkut sampah.

“Untuk saat ini kita terus berupaya menuntaskan perihal sampah pasar ini. Kita juga berharap dan mengajak masyarakat untuk mendukung pemerintah. Saat ini kita masih berupaya menghadirkan pertapakan TPA untuk wilayah Kotanopan sekitar, karena sampai sekarang sampah masih diangkut dari Kotanopan menuju TPA induk yang ada di Panyabungan,” tukasnya. (Red/Yusren)