Ekonomi & Bisnis

PTPN I Terima Mandat Masuk Bisnis Pangan Semusim

3
×

PTPN I Terima Mandat Masuk Bisnis Pangan Semusim

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kebun jagung.

KOREKSI Jakarta, Holding Perkebunan Nusantara terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui subholding Supporting Co, PTPN I, perusahaan mendapat mandat untuk masuk ke bisnis komoditas tanaman pangan semusim, khususnya singkong dan jagung.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap isu stabilitas harga, kontinuitas pasokan, serta pemberdayaan petani yang masih menjadi tantangan pada kedua komoditas tersebut.

Dengan dukungan aset lahan lebih dari 1,1 juta hektare, PTPN I akan mengoptimalkan pemanfaatan lahan bersama komoditas lainnya seperti karet, kelapa, teh, kopi, tembakau, pala, kakao, singkong, jagung, dan bawang putih.

Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah melalui Kementerian BUMN kepada perusahaan untuk menjadi bagian dari solusi atas dinamika komoditas pangan nasional.

“Kemarin kita mendapat mandat untuk menjadi pengembang kelapa dan pala. Hari ini, kita mendapat tambahan mandat dari pemerintah, yakni masuk ke bisnis singkong dan jagung. Kita tahu, singkong dan jagung saat ini didominasi petani. Kemampuan petani kita sangat kuat, tetapi ada masalah pada fluktuasi harga yang sangat merugikan petani. Saat panen raya, harga jatuh, bahkan untuk biaya panen saja tidak cukup,” kata Teddy, melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (09/4/2026).

Dalam konteks tersebut, PTPN I diharapkan mampu bersinergi dengan petani untuk menjaga stabilitas harga, memastikan hasil panen terserap, serta menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Sejalan dengan program hilirisasi yang dicanangkan pemerintah, perusahaan akan menjalankan langkah strategis yang terintegrasi.

“Selama ini kita memang spesialis pada komoditas tanaman keras, tetapi kita punya kapasitas dan ekspertasi dasar untuk tanaman pangan semusim,” ujarnya.

Teddy menekankan bahwa ekspansi ke komoditas pangan semusim bukan sekadar diversifikasi usaha, melainkan bagian dari tanggungjawab negara yang harus dijalankan secara optimal, dengan menempatkan PTPN I sebagai penggerak utama yang tidak hanya berorientasi pada pengelolaan korporasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.

Komisaris Utama PTPN I, Sutan Adil Hendra, turut menyampaikan dukungan terhadap langkah strategis tersebut. Ia mengajak seluruh karyawan untuk melakukan transformasi etos kerja dalam menghadapi tantangan pengelolaan tanaman pangan semusim yang membutuhkan kecepatan, adaptasi teknologi, dan integritas tinggi.

Sutan juga mengapresiasi perjalanan transformasi PTPN Group selama tiga dekade, yang dinilainya telah membangun fondasi kuat, termasuk keterbukaan komunikasi dan sinergi antar lini organisasi sebagai modal utama dalam mencapai target swasembada pangan nasional.

Manajemen PTPN I menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengembangan komoditas singkong dan jagung melalui kolaborasi erat dengan holding serta mitra strategis.

Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar wilayah operasional sekaligus berkontribusi pada penguatan kedaulatan pangan dan energi nasional. (Red/22)