KOREKSI Tapteng, Polri turut membantu pemulihan sarana ibadah lintas agama di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Minggu (15/2/2026). Bantuan tersebut merupakan salah satu fokus bakti sosial jajaran Kepolisian serta wujud perhatian Kapolri Listyo Sigit Prabowo, terhadap masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.
Di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Gereja GPP Estomihi menerima bantuan 150 sak semen untuk mendukung proses perbaikan bangunan. Sementara itu, Masjid Al-Huda di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, memperoleh 150 sak semen serta perlengkapan ibadah berupa karpet, Al Qur’an, dan pakaian sholat.
Masjid As-Salamah dan Masjid As-Syuhada di Kecamatan Tukka juga menerima bantuan karpet, Al Qur’an, serta pakaian sholat guna menunjang aktivitas ibadah jamaah.
Di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Masjid Darussalam Al-Musafirin memperoleh 100 sak semen untuk mempercepat rehabilitasi pasca bencana. Sementara di Kecamatan Barus, Masjid Al-Hidayah Ujung Batu menerima 10 saf karpet, 80 sarung, 80 mukena, dan 80 Al Qur’an.
Kapolres Tapanuli Tengah, Muhammad Alan Haikel, menyampaikan bahwa bantuan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga harmoni dan solidaritas di tengah masyarakat.
“Kami ingin memastikan rumah ibadah dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat. Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan kebersamaan,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan terhadap rumah ibadah lintas agama juga menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di tengah proses pemulihan.
“Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Semoga bantuan ini mempercepat bangkitnya kehidupan sosial dan keagamaan warga,” kata Alan Haikel. (Red/08)












