KOREKSI Medan, Hingga, Sabtu (13/12/2025), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, total korban meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi banjir bandang dan longsor di Sumatra, tembus seribu jiwa.
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, jumlah korban tersebut tersebar di tiga provinsi Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), dan Sumatera Utara (Sumut).
“Per Sabtu, dari data kami secara umum, korban meninggal dunia dari rekapitulasi 3 provinsi menunjukkan angka 1.006 jiwa,” terangnya, dikutip, Senin (15/12/2025).
Dari jumlah tersebut, paling banyak berada di Aceh dengan total 415 jiwa. Sementara di Sumatera Utara, korban tewas mencapai 349 jiwa dan di Sumatera Barat mencapai 242 jiwa.
Sehari kemudian, per Minggu (14/12/2025), BNPB mengumumkan total jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 1.016 jiwa. Sedangkan, untuk korban hilang dan dalam pencarian berjumlah 212.
Muhari menyebut, operasi pencarian korban hilang di 13 kabupaten/kota masih terus dilakukan. Di Aceh, katanya, pencarian fokus dilakukan di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Tengah dan Bireuen.
Sedangkan di Sumatera Utara, pencarian fokus dilakukan di tiga kabupaten, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga. Sementara, di Sumatera Barat di empat kabupaten, yakni Agam, Padang Panjang, Padang Pariaman dan Tanah Datar. (Red/34)






