Berita Utama

Belum Kunjungi Korban Banjir, Anggota DPRD Medan Dapil II Disorot

5
×

Belum Kunjungi Korban Banjir, Anggota DPRD Medan Dapil II Disorot

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Medan, Warga Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, menyoroti anggota DPRD Kota Medan, khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang belum mengunjungi korban banjir di Komplek TKBM Sei Mati.

Padahal, ada ribuan rumah warga di Komplek TKBM yang terendam air. Tak hanya anggota DPRD Medan, warga juga menyoroti Muspika Kecamatan Medan Labuhan dan Walikota Medan yang dinilai kurang peduli terhadap para korban terdampak bencana alam.

Dari 9 orang anggota DPRD Medan dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Labuhan, Medan Belawan dan Medan Marelan, hingga, Senin (01/12/2025), hanya baru beberapa saja yang menunjukkan kepeduliannya membantu korban banjir.

Yakni, 1 orang menyalurkan bantuan di kawasan Medan Belawan. Disusul seorang anggota dewan lainnya yang memberi bantuan kepada warga korban banjir di kawasan Martubung, dan seorang wakil rakyat lagi memberikan bantuan di Kecamatan Medan Marelan.

Salah seorang warga Kelurahan Sei Mati bernama Syamsul Lubis (53) menyebut, belum melihat anggota DPRD Medan yang datang melihat kondisi warga terdampak banjir di Komplek TKBM dan sekitarnya.

“Hingga Senin 01 Desember 2025, belum ada anggota dewan dari Dapil II yang melihat warga Kelurahan Sei Mati terendam banjir. Tidak hanya anggota dewan, Muspika Medan Labuhan dan Walikota Medan pun belum datang melihat penderitaan warganya,” ucap Lubis dalam keterangan tertulis, Rabu (03/12/2025).

Menurut Lubis, sebelum terpilih sebagai wakil rakyat, banyak caleg yang berkunjung ke Kecamatan Medan Labuhan untuk mencari dukungan. Namun lanjutnya, setelah terpilih malah “lupa” dengan rakyat yang memberikan suara.

“Seharusnya anggota dewan lebih peduli dengan warga atau rakyat yang memilihnya untuk melihat korban banjir,” tutur Lubis yang mengaku saat ini keluarganya masih mengungsi di masjid.

Lubis sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemko Medan berupa sembako dan obat-obatan ke kawasan Kelurahan Sei Mati. “Saat ini warga membutuhkan sembako dan obat-obatan karena warga sudah banyak yang menderita demam dan gatal-gatal,” beber Lubis.

Hal senada juga dikatakan warga Medan Marelan, bernama Heri (40). Dimana, Heri mengaku hanya ada 1 orang dari 9 anggota dewan Dapil II yang melihat sekaligus memberi bantuan kepada para korban banjir.

“Anggota dewan lainnya dari Dapil II belum ada lagi yang terlihat. Kemarin saya baru melihat ada anggota dewan wanita yang memberi bantuan kepada warga korban banjir di Marelan,” sebut Heri. (Red/55)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *