KOREKSI Sumut, Sejumlah daerah di Sumatera Utara, dilanda bencana banjir dan longsor. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Polda Sumut, Rabu (26/11/2025) pagi, sedikitnya ada 17 warga meninggal dunia akibat bencana tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan, ada empat kabupaten/kota yang dilanda longsor dan banjir secara bersamaan, yakni Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah (Tapteng), dan Tapanuli Selatan (Tapsel).
Sementara itu, tiga wilayah lainnya seperti Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Mandailing Natal, dan Nias Selatan, hanya terendam banjir.
Abdul Mahari menjelaskan bahwa data yang disampaikan BNPB bersifat sementara dan masih berpotensi mengalami perkembangan sesuai dengan hasil kaji cepat lanjutan di lapangan.
Abdul Muhari mengatakan, bencana di Sibolga ditandai dengan cuaca ekstrem hujan deras dalam durasi lebih dari dua hari.
“Dari laporan visual, banjir mengalir cukup deras dan menghantam rumah, menyeret kendaraan hingga infrastruktur lain yang dilewatinya. Arus air itu juga membawa material seperti lumpur, batang pohon, puing bangunan, dan sampah rumah tangga,” ujar Abdul Muhari. (Red/86)






