KOREKSI Sumut, Bagi sebagian besar anak muda, magang kerap menjadi awal untuk memahami dunia kerja. Namun, bagi Reza Andika Siregar, magang menjadi pengalaman yang lebih dari tugas sehari-hari.
Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (FEB USU) itu, mendapat kesempatan magang di berbagai perusahaan dengan berbagai profesi berbeda.
Mulai dari Customer Segment Intern di Bank Negara Indonesia (BNI), Pencairan Dana Intern di Kementrian Keuangan, Government Service Intern di Telkom Indonesia Region Sumatera, serta Student Intern Divisi Kesekretaritan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pematangsiantar.
Reza menganggap, pengalaman tersebut sebagai kesempatan penting untuk memperkuat digital branding sekaligus membekali diri menghadapi dunia kerja yang semakin ketat.
Reza percaya bahwa digital branding bukan hanya tren sesaat, melainkan kebutuhan nyata bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi diri ditengah arus digital yang begitu cepat.
“Menurutku, membangun branding di dunia digital itu penting banget. Lewat situ kita bisa menunjukkan siapa diri kita, mulai dari soft skills, hard skills, sampai cara kita beradaptasi dengan teknologi dan lingkungan kerja,” ujar Reza dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/11/2025).
Reza menyebut, membangun branding di dunia digital bukan hanya soal tampilan, melainkan juga mengenai kejujuran dalam menunjukkan karakter dan profesionalisme.
Saat ini, dunia kerja tidak hanya melihat kemampuan teknis, tetapi juga bagaimana individu membentuk reputasi dan mendapatkan kepercayaan melalui jejak online mereka. Ia mengaku, pengalaman magang di beberapa perusahaan menjadi salah satu titik balik yang membuatnya lebih memahami pentingnya hal tersebut.
Melalui peran berbagai profesi di bidang ekonomi dan pemasaran, ia berhadapan langsung dengan dinamika dunia kerja yang menuntut kreativitas, ketelitian, dan komunikasi yang baik.
Ia juga membagikan beberapa langkah sederhana dalam membangun branding, dan yang paling utama adalah berani memulai. “Mulai aja dulu, enggak usah gengsi,” ungkap Reza.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun portofolio digital sebagai wadah untuk menghasilkan karya, pencapaian, dan proses belajar. Media sosial dimanfaatkan bukan hanya tempat berbagi momen tetapi ruang untuk membangun kredibilitas profesional.
Reza berharap, semakin banyak generasi muda yang sadar pentingnya membangun digital branding sejak dini. Bagi dirinya, langkah kecil seperti aktif berbagi karya, menulis pemikiran di platform digital, atau menunjukkan proses belajar adalah bentuk investasi jangka panjang.
“Sehingga, orang lain akan mengenal kita bukan cuma dari tampilan tetapi dari nilai yang kita berikan,” ujar Reza meyakinkan.
Melalui pengalaman magang di beberapa perusahaan, Reza membuktikan bahwa dunia profesional bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang bagaimana seseorang mampu menyiapkan identitas digital yang kuat dan autentik.
Ia menjadi contoh nyata bahwa digital branding bukan hanya strategi promosi diri, melainkan langkah cerdas untuk membangun masa depan karir yang lebih pasti. (Red/03)












