Berita Utama

Bus Rombongan Paramedis RS Bina Sehat Kecelakaan, 8 Tewas

9
×

Bus Rombongan Paramedis RS Bina Sehat Kecelakaan, 8 Tewas

Sebarkan artikel ini

KOREKSI Jember, Bus pariwisata yang mengangkut rombongan paramedis RS Bina Sehat, Kabupaten Jember, mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sukapura, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur (Jatim), Minggu (14/9/2025).

Bus yang mengangkut sekitar 52 orang itu diduga mengalami rem blong saat perjalanan pulang dari wisata Gunung Bromo. Dalam kecelakaan itu, 8 orang dilaporkan tewas.

“Kami sudah sampai di RSUD Muhammad Saleh probolinggo. Korban jiwa ada 8 orang, sementara 44 orang lainnya luka-luka dan telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat,” terang Direktur Ruma Sakit Bina Sehat, DR Faida saat dikonfirmasi.

Saat perjalanan pulang, bus pariwisata bernopol P 722 UG yang memuat puluhan orang tersebut diduga usai mengadakan tasyakuran kelulusan S1. Setelah melintas dijalan turunan, bus kehilangan kendali di pertigaan hingga menabrak pagar rumah warga.

Menurut sopir bus, Albahri, tanda-tanda masalah rem sudah terasa ketika bus melintas di wilayah Jatian, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Saat itu, Albahri mencoba memperlambat laju kendaraan dengan menepi.

“Sampai di Jatian itu rem sudah terasa tidak enak. Akhirnya saya ke pinggir pelan-pelan. Malah sama pengendara di belakang saya itu sampai diklakson dan saya juga ikut klakson,” kata sopir berusia 57 tahun itu.

Kemudian, Albahri meminta kondekturnya (kernet), Melo, untuk berjaga-jaga. “Sudah kerasa tidak enak, jadi saya langsung suruh Melo ke belakang dan bilang kalau rem blong,” terangnya.

Situasi pun semakin genting ketika bus melewati jalan menanjak dan menikung. Albahri mengaku, tak bisa mengendalikan bus yang dikendarainya. Saat itu, Albahri sudah mencoba rem angin maupun rem utama.

“Jadi saya langsung banting ke kanan, karena didepan itu kosong. Kalau ke kiri banyak kendaraan, ada mobil dan sepedamotor. Rem angin juga saya fungsikan tapi tidak bisa, saya juga sudah pasrah,” ujarnya. (Red/04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *